Management bimbingan dan konseling


PENGERTIAN MANAGEMENT BIMBINGAN dan KONSELING ISLAM
PENGERTIAN MANAGEMENT

Management berasal dari kata mTo Manage yang artinya mengatur. Pengaturan dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dan fungsi-fungsi management itu. Jadi management itu merupakan suat proses untuk mewujudkan tujuan yang di inginkan. Karena management diartikan mengatur maka, timbul beberapa pertanyaan bagi kita.
Management menurut para ahli:
Menurut Drs.H.Maayu S.P. Hasibuan
Managemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Andrew F. Sikula
Management is general refers to planning , organizing, controlling, staffing, leading, motivasing, communicating, and dicision making activies performed by any organization in order to coordinate the varied resources of the enterprise so as to bring an efficient creation of some product or service.
Artinya:
Managemen pada umumnya diakaitkan dengan aktivitas-aktivitas perencanaa, pengorganisasian, pengendalian, penempatan, pengarahan, pemotifasian, komunikasi, dan pengambilan keputusan yang dilakukan setiap organisasi dengan tujuan untuk mengkoordinasikan berbagai sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan sehingga akan

PENGERTIAN MANAGEMEN BIMBINGAN KONSELING
Pada prinsipnya manajemen memuat makna segala upaya menggerakan individu atau kelompok untuk berkerjasama  dalam mendayagunakan sumber daya dalam suatu sistem unyuk mencapai tujuan. Apabila diterapkan disekolah untuk mendayagunakan secara optimal semua komponen atau sumber daya (tenaga, dana,sarana dan prasarana) dan sistem informasi berupa himpunan data bimbingan untuk menyelanggarakan pelayanan bimbingan dan konseling dalam rangka mencapai tujuan.
TUJUAN MANAGEMEN BIMBINGAN KONSELING
Tujuan dilaksanakannya managemen bimbingan konseling , sbb:
Untuk mengenal diri sendiri dan longkungan peserta didik dapat mengenali kekuatan dan kelemahan yang ada di dalam dirinya, sehingga dia dapat menyesuaikan dirinya dengan lingkungan.
Untuk menerima diri sendiri dan lingkungan secara positif dan dinamis. Diharapkan peserta didik dapat menerima keadaan yang ada pada dirinya.
Untuk dapat mengambil keputusan sendiri. Diharapkan seseorang dapat mandiri dalam mengambil keputusan sendiri untuk memenuhi kebutuhan  dalam kebutuhannya dengan konsekuensi yang dapat ipertanggungjawabkan.
Untuk dapat mengarahkan diri sendiri . diharapkan peserta didik dapat mengarahkan dirinya menurut bakat dan juga minat yang ada pada dirinya.
Untuk dapat mewujudkan diri sendiri. Diharapkan peserta didik dapat merelasikan dirinya dalam bentuk nyata sebagai sebuah wujud percaya diri yang ada pada diri individu tersebut.

PRINSIP MANAGEMEN BIMBINGAN KONSELING
Prinsip-prinsip managemen secara terintegrasi dalam pelayanan bimbingan dan konseling akan berkenaan dengan bagaimana secara umum pelayanan bimbingan dan konseling itu dikelola.
Perencanaan (planning), perencanaan dalambimbingan dan konseling akan sangat menentukan proses dan hasil pelayanan bimbingan dan konseling itu sendiri. Pelayanan bimbimgan dan konseling sebagai suatu proses kegiatan, membutuhkan perencanaan yang matang dan sistematis dimulai dari penyusunan program dan pelaksanaannya. Agar pelayanan bimbingan dan konseling memperoleh hasil sesuai tujuan yang dirumuskan, maka harus dilaksanakan perencanaan.
Pengorganisasian (organizing), pengorganisasian dalam pelayanan bimbingan dan konseling berkenaan dengan bagaimana pelayanan bimbingan dan konseling dikelola dan di organisasi. Pengelolaan dan pengorganisasian dalam bimbingan dan konseling berkaitan dengan model/ pola yang dianut oleh sekolah atau madrasah.
Penyusunan personalia (stafing), prinsip ini dalam pelayanan bimbingan dan konseling berkenaan dengan bagaimana personalia atau orang-orang yang terlibat dalam aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling ditetapkan.
Pengarahan dan kepemimpinan (leading), prinsip ini berkenaan dengan bagaimana mengarahkan dan memimpim personalia layanan bimbingan dan konseling, sehingga mereka bekerja sesuai dengan job/ bidang masing –msing. Pengarahan dan kepemimpinan diperlukan agar aktifitas pelayanan bimbingan dan konseling terarah pada pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.
Pengawasan (controling), prinsip ini dlam pelayanan konseling berkenaan dengan bagaimana melakukan pengawasan dan penilaian terhadap kegiatan bimbingan dan konseling mulai dari perencanaan program hingga pelaksanaan. Pengawasan penting dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling agar tidak dapat terjadi penyimpangan-penyimpangan dalam pelaksanaannya.

Komentar

  1. Sangat membantu ilmunya kak

    BalasHapus
  2. Materi yg awal menggantung alias belum selesai. But keseluruhn sudh baik... good luckk

    BalasHapus

Posting Komentar